Pages

Welcome to My Blog

Thank's For Ur coming........
Hope you'll enjoy it

Jumat, 06 April 2012

Pendekatan Penelitian dan Pengembangan ( R&D)


 A.   Pengertian Research And Development
Menurut Anonim (2012), pengertian Research And Development adalah sebagai berikut:1.      Suatu proses atau langkah –langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada Metode penelitian yang telah ada
2.      Metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut
3.      Penelitian berbentuk siklus, yang diawali dengan  adanya kebutuhan, permasalahan yang  membutuhkan pemecahan dengan suatu produk tertentu
Menurut Borg dan Gall, Penelitian dan Pengembangan (Research And Development ) adalah Proses penelitian yang digunakan untuk mengembangkan dan memvaliditasi suatu model atau produk pendidikan. Sesuai dengan namanya, Research & Development difahami sebagai kegiatan penelitian yang dimulai dengan research dan diteruskan dengan development. Kegiatan research dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan pengguna (needs assessment) sedangkan kegiatan development dilakukan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran.
 Seals dan Richey (1994) mendefinisikan penelitian pengembangan sebagai suatu pengkajian sistematik terhadap pendesainan, pengembangan dan evaluasi program, proses dan produk pembelajaran yang harus memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektifitas.B.   Tujuan Penelitian Dan Pengembangan Dalam Bidang  Pendidikan
Menurut  Emzir (Mills, dan Airrasian dalam bidang pendidikan tujuan utama penelitian dan pengembangan  bukan untuk merumuskan dan menguji teori, tetapi untuk mengembangkan produk-produk yang efektif  untuk  digunakan di sejkolah-sekolah. Produk-produk yang dihasilkan oleh penelitian dan pengembangan  mencakup: pelatihan guru, materi ajar, seperangkat tujuan perilaku, materi media, dan sistem-sistem manajemen.Selain itu Menurut Anonim (2012), Tujuan Penelitian Dan Pengembangan Dalam Bidang  Pendidikan
a)      Untuk menghasilkan perangkat pembelajaran untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas
b)      Untuk mengembangkan dan memvalidasi model pembimbingan dalam membantu menigkatkan kemampuan guru melakukan refleksi pembelajaran.
c)      Menjembatani kesenjangan antara sesuatu yang terjadi dalam penelitian pendidikan dengan praktik pendidikan.C.   Langkah-Langkah Penelitian Dan Pengembangan
Berikut uraian singkat dari masing – masing tahap.
1)      Identifikasi Masalah
Langkah pertama penelitian dan pengembangan adalah identifikasi masalah. Semua penelitian berangkat dari potensi atau masalah yang diajukan. Potensi atau masalah adalah sesuatu yang apabila didayagunakan akan memiliki nilai tambah.
2)      Pengumpulan informasi
Setelah potensi masalah diidentifikasi, selanjutnya dilakukan pengumpulan informasi. Pengumpulan informasi sangat penting untuk mengetahui kebutuhan dari masyarakat pemakai terhadap produk yang ingin dikembangkan melalui penelitian dan pengembangan.
3)      Desain produk
Membuat desai dari produk yang akan dikembangkan, misalnya membuat desain gabar, bagan, dan uraian ringkas yang mudah dipahami dan dipedomani dalam mengembangkan dan mengevaluasinya.
4)      Validasi desain
Validasi desain merupakan proses penilaian rancangan produk yang dilakukan dengan memberi penilaian berdasarkan pemikiran rasional, tanpa uji coba dilapangan. Validasi produk dapat dilakukan dengan meminta  beberapa orang pakar dalam bidangnya untuk menilai desain produk yang kita buat.
5)      Perbaikan desain
Setelah desain produk divalidasi melalui penilaian pakar atau forum diskusi, peneliti melakukan revisi terhadap desain produk yang dibuatnya berdasarkan masukan-masukan dari pakar dan dari forum diskusi.
6)      Uji coba produk
Uji coba produk dilakukan untuk mengetahui efektivitas  dari produk yang dikembangkan. Uji coba dapa dilakukan pada kelompok terbatas.
7)      Revisi produk
Revisi produk perlu dilakukan karena beberapa alasan, yaitu:  (a) uji coba yang dilaukan masih bersifat terbatas, sehingga tidak mencerminkan situasi dan kondisi yang sesungguhnya, (b) dalam uji cob ditemukan kelemahan dan kekurangan dari produk yang dikembangkan, (c) data untuk merevisi produk  dapat dijaring melalui pengguna produk atau yang menjadi sasaran penggunaan produk.
8)      Uji coba pemakaian
Uji coba dilakukan pada kelompok yang lebih luas untuk mengetahui efetivitas produk yang dikembangkan dan memperoleh masukan untuk melakukan revisi produk tahap akhir.
9)      Revisi produk tahap akhir
Setelah melakukan uji coba produk pada kelompok yag lebih luas, dilakukan revisi produk tahap akhir berdasarka masukan yang diperoleh.
10)  Produksi missal
Dalam bidang pendidikan produksi missal dari produk yang dikembangkan merupakan suatu pilihan yang berimplikasi pada pemanfaatan yang lebih luas.
 
D.   Model – model penelitian dan pengembangan
1. Model Dick and Carey
1.      Identifikasi tujuan pembelajaran adalah langkah pertama yang dilakukan untuk menentukan apa yang anda inginkan setelah siswa belajar melaksanakan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dapat diperoleh dari serangkaian tujuan pembelajaran yang ditemukan dari analisis kebutuhan, dari kesulitan-kesulitan belajar dalam praktek pembelajaran,
2.      Melakukan analisis Pembelajaran; Setelah mengidentifikasi tujuan-tujuan pembelajaran, langkah selanjutnya adalah menentukan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Langkah terakhir dalam proses analisis tujuan pembelajaran adalah menentukan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang disebut sebagai entry behavior (perilaku awal/masukan) yang diperlukan oleh warga belajar untuk memulai pembelajaran.
3.      Identifikasi tingkah laku awal; Analisis pararel terhadap siswa belajar dan konteks dimana mereka belajar, dan konteks apa tempat mereka menggunakan hasil pembelajaran. Keterampilan-keterampilan siswa belajar yang ada saat ini, yang lebih disukai, dan sikap-sikap ditentukan berdasarkan karakteristik atau setting pembelajaran dan setting lingkungan tempat keterampilan diterapkan. Langkah ini adalah langkah awal yang penting dalam strategi pembelajaran.
4.      Merumuskan tujuan khusus; Menuliskan tujuan unjuk kerja (tujuan pembelajaran). Berdasarkan analisis tujuan pembelajaran dan pernyataan tentang perilaku awal, catatlah pernyataan khusus tentang apa yang dapat dilakukan oleh warga belajar setelah mereka menerima pembelajaran. Pernyataan-pernyataan tersebut diperoleh dari analisis pembelajaran. Analisis pembelajaran dimaksudkan untuk mengidentifikasi keterampilan-keterampilan yang dipelajari, kondisi pencapaian unjuk kerja, dan kriteria pencapaian unjuk kerja.
5.      Mengembangkan instrumen penilaian; Berdasarkan tujuan pembelajaran yang tertulis, kembangkan produk evaluasi untuk mengukur kemampuan warga belajar melakukan tujuan pembelajaran. Penekanan utama berada pada hubungan perilaku yang tergambar dalam tujuan pembelajaran dengan untuk apa melakukan penilaian.
6.      Mengembangkan strategi pembelajaran; Strategi pembelajaran meliputi; kegiatan prapembelajaran (pre-activity), penyajian informasi, praktek dan umpan balik (practice and feedback, pengetesan (testing), dan mengikuti kegiatan selanjutnya. Strategi pembelajaran berdasarkan teori dan hasil penelitian, karakteristik media pembelajaran yang digunakan, bahan pembelajaran, dan karakteristik warga belajar yang menerima pembelajaran. Prinsip-prinsip inilah yang digunakan untuk memilih materi strategi pembelajaran yang interaktif
7.      Mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, produk pengembangan ini meliputi petunjuk untuk warga belajar, materi pembelajaran, dan soal-soal. Materi pembelajaran meliputi : petunjuk untuk tutor, modul untuk warga belajar, transparansi OHP, videotapes, format multimedia, dan web untuk pembelajaran jarak jauh. Pengembangan materi pembelajaran tergantung kepada tipe pembelajaran, materi yang relevan, dan sumber belajar yang ada disekitar perancang.
8.      Merancang & Mengembangkan Evaluasi Formatif ; Dalam merancang dan mengembangkan evaluasi formative yang dihasilkan adalah instrumen atau angket penilaian yang digunakan untuk mengumpulkan data. Data-data yang diperoleh tersebut sebagai pertimbangan dalam merevisi pengembangan pembelajaran ataupun produk bahan ajar. Ada tiga tipe evaluasi formatif : uji perorangan (one-to-one), uji kelompok kecil (small group) dan uji lapangan (field evaluation)
9.      Merevisi Pembelajaran; Data yang diperoleh dari evaluasi formative dikumpulkan dan diinterpretasikan untuk memecahkan kesulitan yang dihadapi warga belajar dalam mencapai tujuan. Bukan hanya untuk ini, singkatnya hasil evaluasi ini digunakan untuk merevisi pembelajaran agar lebih efektif.
10.  Merancang dan Mengembangkan evaluasi sumatif; tahap ini mengulangi siklus pengembangan perangkat pembelajaran
 
2. Model R & D versi Borg dan Gall
Langkah-langkah penelitian dan pengembangan (R & D) antara lain :
a)      Studi pendahuluan (kaji pustaka dan survei awal) termasuk dalam langkah ini antara lain studi literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang dikaji, dan persiapan untuk merumuskan kerangka kerja penelitian;
b)      Perencanaan penelitian; termasuk dalam langkah ini merumuskan kecakapan dan keahlian yang berkaitan dengan permasalahan, menentukan tujuan yang akan dicapai pada setiap tahapan, dan jika mungkin/diperlukan melaksanakan studi kelayakan secara terbatas;
c)      Pengembangan produk awal: yaitu mengembangkan bentuk permulaan dari produk yang akan dihasilkan. Termasuk dalam langkah ini adalah persiapan komponen pendukung, menyiapkan pedoman dan buku petunjuk, dan melakukan evaluasi terhadap kelayakan alat-alat pendukung;
d)     Uji lapangan terbatas (preliminary field test), yaitu melakukan ujicoba lapangan awal dalam skala terbatas. dengan melibatkan subjek sebanyak 6 – 12 subjek. Pada langkah ini pengumpulan dan analisis data dapat dilakukan dengan cara wawancara, observasi atau angket;
e)      Revisi hasil uji lapangan terbatas, yaitu melakukan perbaikan terhadap produk awal yang dihasilkan berdasarkan hasil ujicoba awal. Perbaikan ini sangat mungkin dilakukan lebih dari satu kali, sesuai dengan hasil yang ditunjukkan dalam ujicoba terbatas, sehingga diperoleh draft produk (model) utama yang siap diujicoba lebih luas;
f)       Uji lapangan lebih luas (main field test), uji coba utama yang melibatkan seluruh mahasiswa.
g)      Revisi hasil uji lapangan lebih luas, yaitu melakukan perbaikan/penyempurnaan terhadap hasil uji coba lebih luas, sehingga produk yang dikembangkan sudah merupakan desain model operasional yang siap divalidasi;
h)      Uji kelayakan (operational field test), yaitu langkah uji validasi terhadap model operasional yang telah dihasilkan;
i)        Revisi hasil uji kelayakan, yaitu melakukan perbaikan akhir terhadap model yang dikembangkan guna menghasilkan produk akhir (final);
j)        Diseminasi dan sosialisasi produk akhir, yaitu langkah menyebarluaskan produk/model yang dikembangkan
 http://RinaBogspot.comPendekatan Penelitian-dan-Pengembangan_R&Dhttp://Reenha'sblogspot.com/5/04/12/Pendekatan-R&D.
3. Model R & D versi Kemp  
 
Model pengembangan sistem pembelajaran ini memiliki delapan unsur rencana perancangan pembelajaran, yaitu:
1.      Identifikasi masalah pembelajaran, tujuan dari tahapan ini adalah mengidentifikasi antara tujuan menurut kurikulum yang berlaku dengan fakta yang terjadi di lapangan baik yang menyangkut model, pendekatan, metode, teknik maupun strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran.
2.      Menganalisis karakteristik mahasiswa, analisis terhadap kemampuan awal mahasiswa yang bertujuan menentukan jenis pembelajaran yang baik untuk digunakan.
3.      Menetapkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan syarat dampaknya dapat dijadikan tolak ukur perilaku mahasiswa.
4.      Menentukan isi meteri pelajaran yang dapat mendukung tiap tujuan.
5.      Pengembangan penilaian awal untuk menentukan latar belakang kemampuan awal mahasiswa dan pemberian level pengetahuan terhadap suatu topik.
6.      Memilih aktivitas pembelajaran dan sumber pembelajaran yang menyenangkan atau menentukan strategi belajar-mengajar, jadi mahasiswa akan mudah menyelesaikan tujuan yang diharapkan.
7.      Mengkoordinasi dukungan pelayanan atau sarana penunjang yang meliputi personalia, fasilitas-fasilitas, perlengkapan, dan jadwal untuk melaksanakan rencana pembelajaran.
8.      Mengevaluasi pembelajaran mahasiswa dengan syarat mereka menyelesaikan pembelajaran serta melihat kesalahan-kesalahan dan peninjauan kembali beberapa fase dari perencanaan yang membutuhkan perbaikan.
 
E.   Kelebihan Dan Kekurangan Penelitian Dan Pengembangan
1.      Kelebihan Penelitian dan Pengembangan (R & D)
a)      Pendekatan R & D mampu menghasilkan suatu produk / model yang memiliki nilai validasi tinggi, karena produk tersebut dihasilkan melalui serangkaian uji coba di lapangan dan divalidasi oleh ahli.
b)      Pendekatan R & D akan selalu mendorong proses inovasi produk/ model yang tiada henti / memiliki nilai suistanibility yang cukup baik sehingga diharapkan akan ditemukan produk-produk / model-model yang selalu actual sesuai dengan tuntutan kekinian
c)      Pendekatan R & D merupakan penghubung antara penelitian yang bersifat teoritis dengan penelitian yang bersifat praktis
d)     Metode penelitian yang ada dalam R & D cukup komprehensif , mulai dari metode deskriptif, evaluatif, dan eksperimen.
2.      Kekurangan Penelitian dan Pengembangan (R & D)
a)      Pada prinsipnya pendekatan R & D memerlukan waktu yang relatif panjang; karena prosedur yang harus ditempuhpun relatif kompleks.
b)      Pendekatan R & D dapat dikatakan sebagai penelitian “here and now”, Penelitian R & D tidak mampu digeneralisasikan secara utuh, karena pada dasarnya penelitian R & D pemodelannya pada sampel bukan pada populasi.
 
 
 
Sumber :
Emzir. 2007.Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
http://www.ak-ishaq.com/2011/01/model-pengembangan-menurut-dick-dan-carey.html
http://www.scribd.com/document_downloads/direct/46798149?extension=pdf&ft=1333240595&lt=1333244205&uahk=F3Pnb39Wby0LvzXM+vF7pRfgFaw
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_BIASA/196005051986032JUHANAINI/Presentasi_Research_and_Development.pdf
http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._TEKNIK_MESIN/194904271976031DADANG_HIDAYAT/FILE_35._MAKALAH_R_%26_D/FILE_35._MAKALAH__R_%26_D.pdf
http://www.ak-ishaq.com/2011/01/model-pengembangan-menurut-kemp.html

0 komentar:

Poskan Komentar